Astra mencari generasi muda Indonesia yang inspiratif

PT Astra International Tbk mencari generasi muda inspiratif yang mengabdikan diri untuk lingkungan sekitar mereka melalui penghargaan Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards.

Ajang tersebut memberikan penghargaan bagi generasi muda Indonesia yang telah memberi kontribusi positif berupa tindakan atau kegiatan nyata yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya menuju kehidupan suatu daerah atau Indonesia yang lebih baik.

Head of Public Relations Division PT Astra International Tbk Yulian Warman kepada ANTARA News, Rabu, mengatakan di Indonesia banyak ‘mutiara’ atau generasi muda yang bagus tetapi belum semuanya ditemukan, di samping keahlian mereka belum semua terasah.

“Mereka adalah orang-orang yang bekerja dalam diam dan sunyi. Mereka bekerja dengan hati serta mementingkan orang lain. Mereka bisa kita ibaratkan seperti lilin-lilin kecil, dia bakar badannya untuk menerangi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Yulian mengibaratkan seandainya suatu saat lilin-lilin itu menyala semua, baik di setiap provinsi mulai dari daerah tingkat satu, terus ke tingkat dua, kecamatan, kelurahan hingga pelosok desa, maka Indonesia akan jadi terang benderang.

“Saat itulah Indonesia akan maju. Oleh sebab itulah kami ingin mengapresiasi mereka yang selama ini berjuang tanpa pamrih,” katanya.

Yulian mengatakan ini adalah tahun ke-7  Astra International menggelar SATU Indonesia Awards dalam rangka menyambut Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober.

Sejak pertama kali digelar pada tahun 2010, jumlah peserta terus meningkat. Pada 2010, peminatnya 120 orang kemudian terus mengalami kenaikan tahun ke tahun, sampai akhirnya mencapai 2.071 orang pada tahun 2015.

“Sampai pertengahan bulan Juli sudah lebih dari 1.400 yang mendaftar (periode pendaftaran 8 Maret-8 Agustus-Red), untuk kategori individu maupun kelompok. Biasanya dalam dua minggu terakhir pendaftar mulai meningkat,” kata Yulian.

Sejak awal penyelenggaraan, lanjut dia, kebanyakan dari mereka itu tidak daftar sendiri, karena mereka jarang sekali mau muncul untuk kepentingan diri sendiri,tetapi mereka didaftarkan oleh teman, saudara atau orang lain yang melihat dia sangat layak untuk didaftarkan.

Ia berharap semakin banyak ‘mutiara penerang bangsa’ yang ikut serta dalam penghargaan berhadiah Rp55 juta per pemenang,  sehingga makin  banyak yang bisa dijadikan contoh dan tauladan  bisa menggerakkan orang lain.

Penerima penghargaan SATU Indonesia tersebut pun akhirnya bisa diekspos  untuk dicontoh oleh yang lain dan Astra akan mendukung program-program mereka secara berkelanjutan.

“Selain mendapat hadiah Rp55 juta, program mereka nantinya akan terus kami dukung sesuai kebutuhan, sehingga kita akan melihat kualitas dan volume programnya akan terus meningkat dan membesar,” ujarnya.

Ia memberi contoh, penerima penghargaan SATU Indonesia Awards tahun 2010, Amilia Agustin asal Bandung, yang menerima apresiasi ketika kelas 3 SMPN 11 Bandung, Jawa Barat, sampai saat ini mendapat beasiswa pendidikan dari Astra International untuk menyelesaikan kuliahnya di Universitas Udayana, Bali. Saat berusia 14 tahun, Amilia membentuk komunitas yang mengelola sampah berbasis sekolah lewat program Go to Zero Waste School.

“Saat mendapat hadiah uang, dia menggunakan dana apresiasi senilai Rp 40 juta (hadiah waktu itu) untuk membeli mesin jahit untuk ibu-ibu di sekitar sekolahnya yang digunakan untuk mengolah sampah plastik. Padahal ayahnya seorang sopir. Sekarang dia sudah di bangku kuliah semester V Universitas Udayana dan menjadi asisten dosen di enam mata kuliah. Prestasi akademisnya sangat bagus bahkan pada semester II IPK-nya 4,0 alias A untuk semua mata ajaran. Sampai sekarang, meski sedang kuliahpun Amilia masih meneruskan program di bidang lingkungan yang dibantu Astra,” jelas Yulian.

Astra International dengan gencar melakukan sosialisasi terkait penghargaan SATU Indonesia Awards 2016 ke sejumlah wilayah Indonesia termasuk di Kupang (NTT), Sorong (Papua), Aceh, Palangkaraya (Kalimantan Barat), Manado (Sulawesi Utara), selain di Jakarta sendiri. Pendaftaran telah dibuka sejak 8 Maret hingga 8 Agustus 2016 untuk kategori Pendidikan, Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Lingkungan,Kesehatan dan Teknologi, serta kategori kelompok (semua peserta dibawah usia 35 tahun).

“Dari para penerima ini nantinya kami berharap akan lahir lagi orang-orang baru yang menginspirasi dan tentu untuk menuju Indonesia yang lebih baik,” kata Yulian.

Untuk informasi lengkap dan pendaftaran, Tidak hanya calon peserta yang bisa mendaftar, tapi Anda juga bisa mendaftarkan orang lain yang memenuhi persyaratan.

Berita Hari Ini Gerhana Matahari Total 2016 Lewati 8 Kota Indonesia, Jam Berapa ?

Kabar Gerhana Matahari Total atau disingkat GMT pada Rabu 9 Maret 2016 sudah terdengar ke penjuru dunia. Tidak heran pada turis sudah berduyun-duyun mendatang kota-kota di Indonesia yang akan dilewati oleh Gerhana Matahari Total 2016.

Peristiwa GMT ini memang sangka langka terjadi. Untuk tahun 2016, GMT hanya terjadi di bumi Indonesia. Jadi tidak hanya turis biasa yang datang, melainkan datang juga para peneliti, pejabat, dan orang-orang terkenal di dunia.

Melintasi 12 Provinsi, namun hanya ada 8 kota yang akan menikmati secara total Gerhana Matahari dimana bumi menjadi gelap karena sinar matahari ditutupi bulan bulan secara utuh alias total.

Akan melalui Samudra India hingga utara Kepulauan Hawaii, Amerika Serikat, jalur Gerhana Matahari Total 2016 akan melintasi luas bumi selebar 155-160 kilometer dan terentang sejauh 1.200-1.300 kilometer.

Ini 8 kota yang akan dilewati Gerhana Matahari dan dapat dilihat secara Total bukan sebagian. Demikian dilansir Hargatop dari Kompas, Senin (7/3/2016).

5 Kota Paling Dingin di Indonesia, Serasa Tinggal di Eropa

Sebagai negara yang dilewati garis khatulistiwa, Indonesia menjadi negara dengan kondisi cuaca yang cenderung panas. Iklim tersebut sangat menguntungkan masyarakat Nusantara karena setiap hari selalu disinari matahari.

Ini tentu berbeda dengan negara-negara di Eropa yang cenderung dingin, bahkan jarang terkena sinar matahari.

Meski dilewati khatulistiwa, bukan berarti seluruh wilayah di Indonesia memiliki cuaca yang panas. Ada segelintir tempat yang memiliki suhu dingin layaknya di Eropa. Berikut ini adalah beberapa kota paling dingin di Indonesia.

1. Brastagi (Sumatera Utara)

Brastagi merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Letaknya kurang lebih 66 kilometer di tempuh dengan perjalanan darat dari Medan. Kecamatan ini diapit oleh dua gunung aktif, yakni Sibayak dan Sinabung.

Faktor geografis tersebut ternyata mempengaruhi kondisi suhu di tempat ini. Jika siang hari suhu di Brastagi mencapai 25 derajat, sedang untuk malam hari turun jadi 21 derajat Celcius.

2. Lembang (Jawa Barat)

Sejak dulu kawasan Jawa Barat memang terkenal dengan udaranya yang sejuk. Sebagai contohnya adalah Lembang. Berlokasi 1.300 sampai 2.100 mdpl, Lembang menawarkan suhu yang dingin dan cocok bagi anda yang menginginkan tempat dingin.

3. Wonosobo (Jawa Tengah)

Bergeser ke timur, tepatnya di kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Kabupaten yang berdiri sejak 1825 ini menjadi kawasan paling dingin di Jawa Tengah. Dengan ketinggian rata-rata 2.000 mdpl, tak mengherankan apabila suhu pada siang hari di tempat ini mencapai 18 derajat celcius. Bahkan ketika malam hari, suhunya akan turun hingga 13 derajat celcius.

4. Waghete (Papua)

Waghete berada di kabupaten Denyai, Papua. Tempat ini menawarkan cuaca dingin dan hampir jarang terkena panas matahari. Terletak di ketinggian 2.200 mdpl, suhu udara di Waghete bisa mencapai 10 derajat ketika malam hari.

Meski menawarkan suhu udara dingin, pemandangan alam yang indah, dan kondisi yang nampak asri, untuk bisa mencapai Waghete perlu usaha keras. Minimnya sarana transportasi untuk menuju Waghete menjadi tantangan tersendiri bagi turis yang ingin berlibur disini.

5. Mulia (Papua)

Masih di Papua, ternyata kota dengan predikat paling dingin se-Indonesia berlokasi disini. Lebih tepatnya di Mulia, kabupaten Puncak Jaya, Papua. Kawasan ini berlokasi di ketinggian 2.448 mdpl. Hal ini membuat suhu di Mulai bisa mencapai 15 sampai 10 derajat celcius.

Sayangnya Mulia dikenal masyarakat sebagai kawasan konflik. Faktor itulah yang membuat turis berpikir dua kali untuk mendatangi kota Mulia.

Indonesia Masih Jadi Destinasi Wisata Utama Orang Australia

Data yang dilansir Australia Bureau of Statistic mengungkap, Indonesia menjadi destinasi wisata utama bagi orang-orang negeri Kanguru. Data bulan Mei menunjukkan, sebanyak 108,5 ribu wisman Australia tercatat berkunjung ke Indonesia, jumlah ini naik sekitar 16,4 persen dari tahun sebelumnya.

Menurut informasi yang diterima,Selasa (12/7/2016), peningkatan jumlah kunjungan wisman Australia dipengaruhi oleh promosi Wonderful Indonesia yang gencar dilakukan Kementerian Pariwisata. Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengatakan, Indonesia mampu mengalahkan Selandia Baru yang secara geografis maupun psikologis lebih dekat dengan Australia.

Saya semakin optimis, branding Wonderful Indonesia makin kuat di originasi Australia,” ungkap Menteri Arief.

Kementerian Pariwisata memang sedang gencar melakukan promosi Wonderful Indonesia di berbagai negara tetangga, baik secara digital maupun non-digital. Salah satu yang menarik adalah dengan menghias tram, yaitu alat transportasi dalam kota yang paling populer di Australia, dengan gambar Wonderful Indonesia.

“Selain promosi, sukses ini juga berkat deregulasi dengan Bebas Visa Kunjungan (BVK) untuk Australia,” kata Menteri Arif menambahkan.

Capaian dua bulan terakhir menaikkan confidence Menteri Arief Yahya untuk mengeksplorasi lebih dalam pasar Australia. Destinasi wisman Australia selama ini paling besar ke Bali. “Ini momentum sekaligus untuk mempromosikan Bali and Beyond lebih gencar lagi, agar destinasi di sekitar Pulau Dewata juga ikut maju. Bali menjadi hub city, setelah menikmati Bali baru didistribusi ke luar Bali,” kata dia.

Tak heran jika Kementerian Pariwisata secara simultan terus memperkenalkan 10 Bali Baru ke masyarakat Australia, yang tujuh di antaranya dikemas sebagai wisata bahari. Apalagi wisman Australia gemar dengan wisata adventure dan bahari.

Kota di Indonesia Ini Mendapatkan Predikat Kota Pintar di Asia Tenggara

Katanya sekarang zamannya serba pintar. Ada ponsel pintar, jam tangan pintar, kacamata pintar, sampai alat pancing pintar. Konsep pintar atau “smart” kemudian diperluas pada tatanan yang lebih besar, seperti rumah pintar, bahkan kota pintar atau smart city.

Smart city menjadi topik yang cukup hangat dibicarakan. Konsep sebuah kota maju dengan teknologi seolah melekat pada sebutan “smart city”.  Dan di Indonesia, ada banyak kota yang memiliki potensi sebagai smart city.

Peneliti dari Universitas Gadjah Mada, Dedy Permadi, dalam Microsoft CityNext Summit 2015 yang berlangsung di Jakarta, Selasa, 29 September 2015 menyatkan bahwa ada sekitar 12 kota yang memiliki potensi untuk menjadi Smart City.

Tempo.co dan Teknoup menuliskan pernyataan Dedy Permadi tentang kedua belas kota yang berpotensi menajdi Smart City. Dan kedua belas kota tersebut adalah Medan, Palembang, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surakarta, Surabaya, Samarinda, Makassar, Denpasar, Ambon dan Jayapura.

Diantara kedua belas kota tersebut, ada empat koa yang dinilai memiliki tertinggi sebagai kota pintar. Penilaian ini bukan sebuah praduga tetapi berdasarkan riset smart secondary city di empat negara Asia Tenggara.

Artinya, penilaian empat kota tersebut bukan hanya kota-kota di Indonesia tetapi juga kota-kota lain di Asia Tenggara.  Dan berikut keempat kota cerdas dengan indeks tertinggi sebagai kota pintar.

Membangun Kota Musik di Indonesia

Kota Musik adalah istilah yang sangat populer akhir-akhir ini. Beberapa bulan terakhir, saya dan tim di Musikator melakukan pendalaman riset tentang bagaimana memecahkan masalah yang ada di Indonesia di bidang musik, dan jawabannya adalah membangun ekosistem musik dari awal.

Temuan strategis selanjutnya adalah karena keragaman pasar di Indonesia, maka membangun ekosistem berbasis kota adalah strategi paling masuk akal. Kamipun mendalami strategi kota musik.

Berada pada waktu, tempat dan network yang tepat, ada ketertarikan perusahaan bernama Sound Diplomacy, sebuah perusahaan konsultasi strategi kota musik paling ternama di dunia untuk masuk ke pasar Indonesia. Dan saya, lewat partner di British Council diundang masuk ke jaringan ke ahli-ahli kota musik yang beranggotakan beberapa puluh kota di dunia. Saya juga diminta menjadi salah satu pembicara di konferensi yang membahas hubungan antara pengembangan ekosistem musik dengan perencanaan dan kebijakan kota di Music Cities Convention, minggu lalu, 18 Mei 2016, di kota Brighton-UK, untuk bercerita tentang apa yang terjadi di Bandung dan Indonesia di depan 250 orang ahli dari 70 kota dari 23 negara.

Lebih jauh, lewat studi yang mendalam 6 bulan terakhir, ditambah diskusi dengan para ahli, saya dan tim di Musikator menemukan bahwa untuk membangun sebuah kota musik, diperlukan strategi yang tepat, agar efektif dan dapat mencapai tujuan sebuah kota membangun ekosistem musik yang dapat memberi dampak ekonomi, budaya, politik dan sosial terhadap sebuah kota. Berikut sedikit penjelasan rangkuman saya tentang strategi untuk membangun kota musik di Indonesia.

5 Ikon Kota Paling Dibanggakan Indonesia

Bila Paris punya Menara Eiffel sebagai ikon kota atau landmark, kota-kota di Indonesia juga punya. Bahkan, hampir setiap provinsi di Indonesia memiliki ikon. Beberapa di antaranya cukup terkenal karena bentuk yang tak biasa. Tak heran bila ikon seperti ini dijadikan destinasi wisata. Ingin tahu ikon provinsi apa saja yang terkenal sebagai objek wisata?
1. Monas, DKI Jakarta
Monumen Nasional atau yang lebih dikenal dengan Monas merupakan landmark Kota Jakarta. Terletak tepat di tengah kota Jakarta, Monas selalu sukses menarik wisatawan yang datang ke Jakarta untuk mengunjunginya.Monas merupakan sebuah monumen yang memiliki tinggi 132 meter dengan mahkota lidah api yang terbuat dari emas. 
Jika masuk dalam, pengunjung bisa melihat diorama yang menceritakan sejarah Indonesia. Anda juga bisa menikmati suasana Monas dengan menaiki delman yang ada di sekitar Monas. Tempat ini selalu ramai dikunjungi warga ibukota pada hari libur. Tak jarang pula yang menjadikan tempat ini sebagai lokasi lari Minggu pagi.
2. Jam Gadang, Sumatera Barat
Landmark kedua yang cukup terkenal di Indonesia adalah Jam Gadang di Bukittinggi. Jam Gadang bukan hanya terkenal sebagai landmark Kota Bukittinggi, tetapi juga Sumatera Barat. Banyak wisatawan yang merasa kurang lengkap liburannya di Sumbar bila belum mengunjungi Jam Gadang.Wisatawan yang datang bisa masuk ke dalam jam dan melihat bagian dalam jam. Puas melihat dalam jam, Anda bisa berkeliling dan belanja pernak-pernik khas Sumbar di Pasar Bukittinggi tepat di depan Jam Gadang.
3. Jembatan Ampera, Sumatera Selatan
Bila Bukittinggi terkenal dengan Jam Gadangnya, Palembang di Sumatera Selatan terkenal dengan Jembatan Amperanya. Dibangun dari tahun 1962 hingga 1965, Jembatan Ampera sukses menjadi ikon Sumatera Selatan.Jembatan ini selalu ramai dikunjungi pengunjung yang ingin menikmati pemandangan Kota Palembang dan ketenangan Sungai Musi. Waktu paling asyik untuk datang ke tempat ini adalah malam hari. Saat itu, jembatan akan diterangi dengan kemilau cahaya lampu. Indah sekali!
4. Tugu Katulistiwa, Kalimantan Barat
Tugu Katulistiwa adalah monumen yang berada di Jl Khatulistiwa, Pontianak, Kalimantan Barat. Letaknya sekitar 3 km dari pusat Kota Pontianak ke arah Kota Mempawah. Tugu ini merupakan penanda lewatnya garis katulistiwa di Indonesia.Karena dilewati tepat oleh garis Khatulistiwa, ada peristiwa menarik yang pengunjung rasakan ketika berada di tugu ini. 
Peristiwa tersebut adalah kulminasi matahari atau fenomena alam ketika matahari tepat berada di atas kepala. Saat itu, Anda tidak akan bisa melihat bayangan sendiri. Peristiwa kulminasi hanya terjadi setahun dua kali, yaitu 21-23 Maret dan 21-23 September.
5. Gedung Sate, Bandung
 
Nah, ini dia ikonnya Kota Bandung, Gedung Sate. Dinamakan Gedung Sate karena dibagian atas gedung memiliki ornamen menyerupai tusuk sate. Gedung ini mulai dibangun pada tahun 1920.Gedung Sate bukanlah gedung biasa, tetapi merupakan gedung perkantoran pemerintah Jawa Barat. Pada hari Minggu, halaman Gedung Sate dijadikan tempat sebagian masyarakat Bandung untuk bersantai. Seolah tahu gedung ini ramai dikunjungi warga, para pedagang pun banyak memenuhi lokasi ini.

Ini Kota Indonesia yang Acap Dilewati Gerhana Matahari Total

Langit Indonesia sudah cukup sering dilewati fenomena gerhana matahari total. Astronom asal Austria, Thomas Oppolzer, melanjutkan fenomena itu dengan membuat katalog gerhana matahari dan gerhana bulan sejak 1207 SM hingga 2162.

Fenomena tertutupnya matahari oleh bulan di Indonesia sudah terekam sejak 1901 hingga puluhan tahun sampai 2016. Sejak 1901, ada beberapa kota di Indonesia yang kerap dilewati gerhana matahari total, berikut kota-kota yang Tempo himpun:

1. Gerhana Matahari Total 18 Mei 1901

Salah satu kota yang sering dilewati gerhana matahari total di Indonesia adalah Palu dan kota di Papua. Pada gerhana 1901, Palu serta Agats dan Tanah Merah di Papua menjadi kota yang dilewati gerhana matahari total. Waktu itu gerhana matahari total melewati Palu, Padang, Jambi, Pontianak, Balikpapan, Samarinda, dan Ambon.

 

Gerhana matahari total yang melewati Palu terjadi pukul 06.32 WIT selama 4 menit 48 detik. Sedangkan Kota Agats di Kabupaten Asmat dan Tanah Merah berlangsung lebih singkat, 1 menit 38 detik. Dari animasi di situs timeanddate.com, gerhana matahari ketika itu dimulai dari daratan Afrika Selatan kemudian melintasi Sumatera kemudian Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

2. Gerhana Matahari Total 14 Januari 1926

Kota lain yang sering dilewati gerhana matahari total adalah Palembang. Gerhana matahari total pertama melintasi Palembang sekitar 14.40 WIB dan berlangsung 3 menit 6 detik. Dalam animasi yang ditampilkan timeanddate.com, gerhana matahari total diawali dari daratan Kongo di Afrika kemudian melewati Samudra Indonesia sebelum melewati Palembang.

Selepas itu, gerhana matahari total melewati Pontianak dan berakhir di perairan setelah Filipina. Selain Palembang, gerhana yang terjadi 14 Januari 1926 itu melintasi beberapa kota lain, yaitu Bengkulu, Pangkal Pinang, Bangka Belitung, dan Pontianak.

3. Gerhana Matahari Total 5 Februari 1962

Kali kedua kota Palu, Agats, dan Tanah Merah dilintasi gerhana matahari total. Seperti gerhana matahari total sebelumnya, Palu lebih dahulu dilewati gerhana pada pukul 06:30 WIT selama 1 menit 20 detik. Kali ini dalam animasi yang bisa dilihat di situs timeanddate.com tampak gerhana matahari bergerak dari daratan Samarinda, Maluku, menuju Papua, dan berakhir di Samudra Pasifik. Di Kota Agats dan Tanah Merah sendiri gerhana dapat disaksikan selama 2 menit 12 detik.

4. Gerhana Matahari Total 22 November 1984

Kota Tanah Merah secara khusus kembali ditutupi gerhana matahari. Gerhana matahari kali ini Indonesia hanya melewati daerah Maluku Utara dan Papua. Kejadian pada pukul enam pagi waktu Papua itu hanya terjadi singkat selama 34 detik. Situs timeanddate.com menampilkan pergerakan gerhana matahari total diawali dari daerah Maluku Utara menuju daratan Papua dan diakhiri di Samudra Pasifik.

5. Gerhana Matahari Total 18 Maret 1988

Kota Palembang kembali ditutupi gerhana matahari total. Fenomena alam itu tidak hanya melewati Palembang. Kota lain yang juga ikut merasakan tertutupnya matahari adalah Bengkulu, Pangkal Pinang, dan Bangka Belitung. Selama 2 menit 15 detik warga Palembang bisa menyaksikan gerhana matahari total yang terjadi sekitar pukul 07.30 WIB.

Animasi timeanddate.com menggambarkan gerhana matahari total waktu itu dimulai dari Samudra Hindia menuju Palembang di daratan Sumatera menuju Kalimantan, Kepulauan Mindanao, dan berakhir dekat Alaska.

6. Gerhana Matahari Total 9 Maret 2016

Kota Palembang dan Palu kembali menjadi salah satu kota yang dilewati gerhana matahari total pertama di Indonesia pada abad ke-21. Proses gerhana matahari total yang terjadi 9 Maret 2016 akan diawali dari Samudra Hindia menuju daratan Sumatera, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur seperti Balikpapan.

Gerhana lalu bergerak ke Palu, Ternate, dan berakhir di Samudra Pasifik. Kota Palembang sendiri, menurut situs nasa.gov, akan merasakan gerhana matahari total selama 1 menit 40 detik. Sedangkan Kota Palu akan gelap selama 2 menit 20 detik.

Diduga Kota-kota di Indonesia Ini Jadi Target Penyerangan ISIS Selanjutnya, Kotamu Termasuk Gak?

Jakarta menjadi salah satu kota yang mengalami teror ledakan bom seperti yang terjadi di Sarinah pada Kamis (14/1) dan sampai kini masih menjadi trending topik terpopuler.

Namun, ada sejumlah laporan mengatakan jika tak hanya warga ibu kota saja yang harus siaga, tetapi sejumlah kota lain juga harus waspada dan siaga terkait teror yang di duga dari anggota ISIS.

Dalam sejumlah laporan mengatakan jika selain Jakarta, masih ada kota – kota lain yang juga akan menjadi target teror ISIS.

Pengamat teroris Al Chaidar menilai setelah menyerang polisi dan warga sipil di Sarinah Plaza, Jakarta, pendukung Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) selanjutnya menyerang kota besar lainnya.

“Serangan teroris kemarin ditujukan kepada polisi, dilakukan pendukung ISIS. Mungkin akan ada serangan lanjutan di kota-kota lain seperti Surabaya, Medan, Makassar dan Balikpapan,” ujarnya lewat Al Chaidar melalui aplikasi WhatsApp kepada Tribun Medan pada Jumat (15/1/2016).

Ia menambahkan, pola serangan bom dan penembakan warga sipil yang dilakukan pendukung ISIS akan berlangsung di pusat-pusat keramaian seperti pusat perbelanjaan.

“Biasanya di pusat-pusat keramaian seperti mal-mal atau di tempat-tempat pos polisi. Polisi ditarget karena sudah menangkap teman-teman mereka yang dituduh teroris,” kata dosen FISIP Universitas Malikussaleh Aceh ini.

Menurut dia Indonesia menjadi target serangan ISIS karena mayoritas penduduknya Muslim, tapi, perusahaan-perusahaan kapitalis milik Amerika Serikat tumbuh subur di sini.

“Indonesia ditarget karena terdapat Muslim terbesar di sini. Tapi penguasanya zalim dan kapitalis,” ungkap Al Chaidara.

5 Asal Usul Nama Kota di Indonesia yang Asik Dibahas

Kota-kota di Indonesia punya sejarah panjang yang unik. Beberapa diantaranya menghasilkan nama kota yang kita kenal sampai saat ini, ayok lah kita bahas lagi beberapa nama kota yang paling unik dan punya sejarah yang menarik!

Balikpapan

Sebuah kota yang sangat berkembang dan menjadi rival sekaligus sahabat dengan kota Samarinda. Sekilas nama Balikpapan membuat kita membayangkan orang yang bersembunyi di balik sebuah papan. Ternyata asal-usul namanya lebih seru dari itu. Sebenernya ada beberapa versi, tapi kita ambil aja yang paling epik: Insiden kapal terbalik.

Jadi Putri Aji Tatin sang penguasa teluk memerintahkan anak buahnya membawa upeti rakyat yang berupa papan kayu via jalur laut. Sejumlah orang kepercayaannya melaksanakan misi tersebut. Sayangnya begitu sudah mau sampai ombak yang sangat besar menerjang kapal tersebut hingga terbalik dan menghabisi semua nyawa yang ada di situ. Yang tersisa hanyalah beberapa papan hasil upeti yang terdampar di ujung teluk. Dari balik papan-papan tersebut ada beberapa mayat para anak buah kapal. Dengan sedih hati Putri Aji Tatin lalu menamai daerah tersebut dengan nama Balikpapan agar peristiwa tersebut terus dikenang. Epik kan?